Iklan Online Digital

Dunia digital membawa banyak perubahan pada gaya hidup manusia seperti kebutuhan dan keinginan mereka. Zaman sekarang hampir seluruh kegiatan dapat dilakukan lewat online, maka dari itu dunia periklanan juga ikut beralih pada media online, dari yang awalnya manual melewati surat kabar, majalah, brosur, dan media cetak lainnya. Kita sebagai manusia yang hidup di era sekarang, pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan iklan online.

Jenis iklan yang dimaksud sering bermunculan di berbagai platform dan dalam berbagai bentuk, mulai dari video hingga tulisan. Kita merupakan seorang yang memiliki usaha/ bisnis yang mempunyai rencana untuk melakukan promosi melewati online, maka kita harus pahami dulu apa arti iklan online, apa saja keuntungan jika kita menggunakannya, dan apa saja jenis-jenis iklan online yang ada.

Apa yang dimaksud Iklan Online?

Iklan online adalah praktik pemasaran yang menggunakan website, atau online platform lainnya sebagai medium dalam beriklan. Arti lain dari iklan online ialah iklan yang terpampang di internet. Iklan online sendiri dapat memanfaatkan berbagai platform seperti:

  1. Sosial Media, memanfaatkan sosial media untuk memasang iklan kita. Dengan banyaknya pengguna sosmed di sleuruh dunia merupakan suatu keuntungan yang sangat besar, kita bisa melakukan segmentasi pasar secara tepat dan cepat.
  2. Mesin Pencarian, Iklan yang satu ini merupakan iklan yang disediakan oleh mesin pencarian untuk media pemasaran seperti google dengan menggunakan google ads .
  3. WebsiteIklan yang memanfaatkan website terkenal untuk media pemasaran. Kita dapat memilih forum atau website yang sesuai dengan produk ataupun jasa kita sehingga tepat sasaran.

Keuntungan Menjalankan Iklan Online

Menerapkan iklan online dapat mendatangkan berbagai keuntungan bagi usaha marketing dan bisnis kita. Keuntungan menjalankan iklan online dijelaskan seperti berikut.

1. Biaya yang Efesiensi

 
Sumber : www.topbusiness.id 

Kelebihan utama dari online advertising jika dibandingkan dengan iklan konvensional yakni tidak membutuhkan biaya iklan yang besar.

Biaya ratusan ribu saja kita sudah bisa menjalankan campaign iklan online untuk bisnis kita pada berbagai platform iklan online seperti Google Ads atau Facebook Ads.
Kisaran biaya minimal menjalankan iklan online tersebut tentu jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan beriklan di channel konvensional. Gambaran jika kita membutuhkan biaya setidaknya puluhan juta untuk dapat menampilkan iklan di televisi.
Alasan tertentu ialah mengapa iklan online sangat cocok digunakan bagi bisnis dengan skala kecil. 

2. Audiens yang ingin ditarget akan Mudah dijangkau

Sumber : bigevo.com

Menjalankan iklan online memungkinkan kita untuk menampilkan iklan kepada audience dengan kriteria yang kita inginkan. Paid search akan menampilkan iklan kita pada website di network mereka yang biasa dikunjungi oleh target audience kita.
Contoh salah satu ialah jika ada pemilik bisnis tepung roti yang menjalankan iklan paid search dapat memunculkan iklannya pada website yang relevan dengan niche bisnis  seperti website media khusus kuliner, atau website peralatan bakery.
Website juga merupakan jika kita bisa menampilkan iklan online kepada target audience yang kita inginkan berdasarkan kriteria demografis seperti umur, lokasi, gender, minat, perilaku, pendapatan, status, dan masih banyak lagi.

3. Data Performa Iklan yang Rinci

Sumber : www.detik.com

Keuntungan lain yang dimiliki oleh iklan online adalah ketersediaan data performa iklan yang sangat detail sehingga memungkinkan kita untuk memantau keberhasilan kampanye iklan mulai dari funnel awal sampai pada terjadinya konversi atau pembelian.

Kelebihan yang tidak ditawarkan oleh iklan konvensional yakni seperti iklan televisi dan radio yang akan relatif sulit untuk melacak dan memantau kesuksesan kampanye iklan secara efisien.

Lewat iklan online kita dapat mengetahui berbagai metrik penting seperti berapa kali iklan kita ditayangkan, berapa orang yang melihat iklan kita, berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan setiap klik dari iklan kita, sampai pada iklan mana yang paling banyak mendatangkan penjualan.

ROAS (return on ad spend) akan mudah dihitung dari kampanye iklan yang kita jalankan dan melakukan evaluasi untuk merancang startegi beriklan yang lebih efektif.

4. Waktu yang Relatif Cepat untuk Mendapatkan Hasil

Sumber : greatnusa.com

Menjalankan iklan online memang bukan satu-satunya strategi digital marketing yang bisa kita jalankan untuk mengembangkan bisnis.

Startegi digital marketing lain seperti SEOsocial media marketing, atau email marketing, bisa menjadi opsi bagi kita yang tidak ingin mengeluarkan biaya beriklan.

Strategi digital marketing tersebut juga biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat mendatangkan hasil yang signifikan, bahkan sampai berbulan bulan.

Iklan online di sisi lain dapat langsung mendatangkan prospek atau calon konsumen untuk bisnis kita setelah iklan berhasil ditayangkan. Return yang diterima pada bisnis dari menjalan iklan online biasanya relatif lebih instan dibandingkan dengan menjalankan strategi digital marketing organik.

5. Efektif untuk Membangun Brand Awareness

Sumber : mediaedukasi.id

Brand Awareness juga sangat efektif dimanfaatkan untuk meningkatkan brand awareness bisnis. Sebagai contoh, kita dapat menjalankan iklan di media sosial untuk mendukung strategi social media marketing organik kita agar dapat menjangkau audience yang lebih luas.

Jangkauan organik pada
 media sosial semakin menurun setiap tahunnya. Akhir tahun 2020 organic reach postingan Facebook mempunyai presenrtase sebesar 5.2%, lebih kecil 0.3% dari tahun sebelumnya yakni 5.5%. Iklan online juga bisa menjadi solusi untuk menambah efektivitas kampanye marketing yang kita jalankan.

Jenis Jenis Iklan Online

Iklan online ada banyak jenisnya tapi beberapa yang paling populer, berikut adalah jenis-jenis iklan online:

1. Iklan Media Sosial

Jenis iklan online satu ini cukup populer karena kemudahan yang ditawarkan termasuk opsi pengaturan yang luas. Kita sebagai pihak pengiklan memiliki opsi untuk mengatur tampilan iklan ke pengguna tertentu berdasarkan lokasi, hobi, usia, gender, dan lainya.

2. Iklan Email/ Email Marketing

Media iklan online via email mungkin tidak seramai iklan di media sosial tapi masih jadi salah satu pilihan yang efektif di era digital seperti sekarang. Jenis iklan ini bukan cuma tepat untuk pelanggan tetap tapi juga pelanggan potensial.

3. Sponsorship

Jenis iklan ini membutuhkan kerja sama antara pemilik bisnis dengan pihak ketiga yang memiliki pengaruh besar ke audiens, seperti artis, selebgram, influencer, public figure, atau youtuber.

4. Contextual Advertising

Contextual Advertising yakni iklan akan muncul otomatis sesuai dengan konteks atau topik yang sedang sering dicari oleh pengguna internet. Contoh seperti pengguna internet yang sedang sering membuka situs web atau youtube mengenai tutorial make up. Iklan makeup akan otomatis muncul bahkan saat kamu membuka platform lain misalnya instagram. 

5. SEM (Search Engine Marketing)

Iklan ini akan muncul di hasil pencarian Google saat kamu sedang mencari informasi dari suatu topik, karena cara kerja dari iklan ini adalah muncul otomatis saat topik yang relevan dicari oleh pengguna internet.

SEM ini biasanya memiliki sistem pembayaran per klik atau yang dikenal dengan PPC (Pay per Click). Pihak yang mengiklan hanya akan membayar iklan setiap kali ada yang mengklik iklan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMP 15 MUHAMMADIYAH BRONDONG